Perang Kampanye Via Tagar di Media Sosial

Share Article
Pekerja Seni Adu Tagar Kampanye di Media Sosial
Hingga Kamis (3/7) malam, di media sosial terutama Twitter,
terus diwarnai adu kencang beberapa tagar yang mengeksprasikan kampanye dari
dua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden Indonesai. Praktis dalam
dua hari terakhir, jagat mayantara Twitter diambil alih oleh para netizen
Indonesia.
Kamis pukul 21.20, tiga tagar yang masih bertengger di
trending topic dunia adalah #AkhirnyaMilihJokowi, #CoblosNomor1_PrabowoHatta,
dan #PilihNo2_utkNKRIJujur. Hal yang fenomenal, tagar #AkhirnyaMilihJokowi telah
bertengger menjadi topik terhangat dunia sejak Kamis siang hingga Jumat malam,
dengan posisinya yang bervariasi tak selalu di nomor 1.
Di hari kedua, tagar #AkhirnyaMilihJokowi masih bertahan
menjadi trending topic dunia hingga Jumat (4/7) malam pukul 19.00 di posisi
ketiga, sesuatu yang sulit dicapai oleh kampanye tagar manapun di dunia. Kali
ini didampingi tagar lain yaitu #PilihNo2_utkNKRICerdas yang berada di
posisi pertama.  Sedangkan tagar #CoblosNomor1_PrabowoHatta
sudah tak terpantau jadi trending topic dunia lagi pada Jumat malam.
Jika dianalisis tagar #AkhirnyaMilihJokowi, maka akan
bertaburan akun-akun pekerja seni Indonesia yang mengekspresikan pilihannya
pada pasangan calon nomor 2. Dari catatan sepanjang kampanye Pilpres, inilah
hujan dukungan untuk nomor 2 yang tampak bekerja rapi terorganisir yang datang
dari akun-akun dengan jumlah pengikut ukuran besar.
Sebelumnya, dalam kampanye “I Stand on The Right Side”,
aliran percakapan tak sederas dan selancar #AkhirnyaMilihJokowi. Walaupun bukan
akun yang memiliiki jumlah pengikut terbanyak dalam kampanye ini, tampak akun @jokoanwar
milik Joko Anwar, seorang sutradara film, menjadi “jenderal perang” dalam
kampanye ini.
Dalam analisisi peta jaringan percakapan menggunakan
MentionMapp, #AkhirnyaMilihJokowi mendapat energi berlimpah dari para selebritas
lain seperti @MirLes, @rezariri, @andienaisyah, @SophiaLatjuba,  @ringgoagus, @afgansyah_reza, @septriasa_acha, @omeshomesh, @gitagut.
“Terharu. Semakin keras fitnah terhadap
Jokowi, justru makin byk yg dukung #AkhirnyaMilihJokowi – Indonesia luar biasa!,” begitu kicau @MirLes,
produser film Mira Lesmana, yang diteruskan Joko Anwar.
Penyanyi Andien tampak malu-malu
mengakuinya. “Ok, saya akan mengaku sebelum saya nyesel saya nggak pernah
mengakui 🙂 The truth is.. Saya.. # AkhirnyaMilihJokowi … *lega* :’),” katanya.
Akun @sherinasinna milik
penyanyi muda Sherina Munaf, tampak hanya sekali menyumbang percakapan namun
dampaknya mampu melambungkan tagar tersebut karena jumlah pengikut Sherina 7,8
juta lebih. “Udah nggak jamannya anak muda apatis
sama negara. Yuk! Saya #AkhirnyaMilihJokowi,”
kicau Sherina yang diteruskan oleh lebih dari 4.900 pengikutnya.
Penyanyi Afgan dengan akun @afgansyah_reza, yang memiliki 6,5 juta
lebih pengikut juga ambil bagian dalam kampanye ini. “Dia bukan pemimpin yang cuma
ngasih janji, dia berhasil bikin gw pengen ikut turun tangan buat memperbaiki
indonesia,” kicaunya yang diteruskan 5.700 lebih pengikutnya.
Menggunakan analisis Hash Tracking, tagar
#AkhirnyaMilihJokowi menjangkau hingga lebih dari 1.473.027 pengguna Twitter.
Sedangkan #CoblosNomor1_PrabowoHatta menjangkau 140.669 pengguna.  Data ini diambil hingga Jumat malam.
Jika dibandingkan antara dua tagar yang sedang bersaing itu,
tampak bahwa tagar #CoblosNomor1_PrabowoHatta
disumbangkan oleh percakapan yang tidak natural. Beberapa percakapan sengaja
dikirimkan berkali-kali untuk memanen kuantitas percakapan dan tampak sebagian
disumbangkan oleh bot.
Kedua percapakan dan analisis tagar ini bisa dibandingkan di
http://goo.gl/9B2JIT untuk tagar #AkhirnyaMilihJokowi dan di http://goo.gl/nGZzlB
untuk #CoblosNomor1_PrabowoHatta.
Kampanye tagar kebanyakan diinisiasi para relawan yang bukan
berasal dari tim sukses resmi, namun dampaknya bisa menjalar seperti virus di
dunia maya dan mendulang sentimen positif. Beberapa kampanye yang dibuat tim
sukses resmi, misalnya ajakan penyerbuan studio TV One, justru di dunia media
sosial berbalik arah menuai sentimen negatif.  (Dikutip dari AmirSodikin.com)
loading...

Leave a Reply