Pandemi, JAPFA (IDX: JPFA) Justru Sukses Realisasikan Ekspor

Share Article
Chart Harian Saham JPFA per 30 Des 2020. Sumber: Investing.com

ENDONESIA.com – Era pandemi selain menciptakan krisis juga tetap saja memberi peluang kepada mereka yang jeli. Perusahaan agrobisnis PT Japfa Comfeed Indonesia TBK (IDX: JPFA), misalnya, berhasil merealisasikan ekspor produknya ke beberapa negara senilai Rp 508,6 miliar.

Capaian itu dipublikasikan dalam sebuah advertorial di Kompas.com, Kamis (31/12/2020). Dipaparkan Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya, sebagai perusahaan agrobisnis terkemuka bertaraf internasional, JAPFA tetap berusaha merealisasikan ekspor di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Sepanjang 2020, JAPFA berhasil merealisasikan ekspor berbagai produk sebesar Rp 508,6 miliar. Produk-produk tersebut diekspor ke berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, Timor Leste, Singapura, Filipina, Myanmar, Vietnam, dan Malaysia.

Adapun rangkaian produk yang diekspor meliputi produk ayam olahan, karkas, pakan ternak, anak ayam umur sehari atau day old chicken (DOC), vaksin dan obat ternak, serta produk budidaya perikanan.

Rachmat menjelaskan, seluruh produk perunggasan JAPFA yang diekspor ke mancanegara itu telah memenuhi persyaratan standar kelayakan ekspor internasional, seperti memiliki sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza (AI), sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), sertifikat produk halal, Food Safety System Certification (FSSC) 22000, dan ISO 9001:2015.

Selain itu, produk budidaya perikanan JAPFA juga telah mengantongi berbagai sertifikasi internasional, seperti Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), Food Safety System Certification (FSSC) 22000, Best Aquaculture Practice (BAP), Aquaculture Stewardship Council (ASC), The British Retail Consortium (BRC), dan Kosher Certification.

Dengan pencapaian tersebut, JAPFA semakin mengukuhkan eksistensinya di industri agrobisnis Tanah Air selama 50 tahun terakhir dengan terus melakukan berbagai inovasi serta terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri.

JAPFA memiliki lini bisnis berupa produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perikanan, serta produksi vaksin dan obat-obatan hewan.

Saham JPFA pada perdagangan Rabu (30/12/2020) diperdagangkan dalam rentang harga Rp 1.465, turun 4,25 persen dibanding hari sebelumnya. Berikut ini data dikutip dari Investing.com yang merupakan data pada Rabu kemarin:

SAHAM JPFA
Penutupan Sebelumnya 1.530
Rentang Harian1.465 -1.545
Pendapatan 34.490,46B
Pembukaan 1.530
Rentang 52mgg 760 – 1.730
EPS 83,58
Volume 20.413.900
Market Cap 17,08T
Dividen (Imbal Hasil) 20 (1,37%)
Vol.Rata-Rata (3bln) 23.123.108
Rasio P/E 17,53
Beta 1,67
Perubahan 1 Tahun– 4,56%
Saham Beredar 11.657.690.601
Tanggal Penghasilan Berikutnya 04/03/2021

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *