Catlover, Yuk Pahami Emosi dan Mood Kucing dari Tanda-tanda Ekornya

Share Article
Kucing
Memahami emosi kucing bisa dengan cara memperhatikan ekor kucing.

ENDONESIA.com – Hai catlover, meskipun kucing tidak bisa berbicara kepada manusia, namun ternyata ada tanda-tanda yang bisa ditunjukkan oleh kucing. Tulisan ini akan membahas soal tanda-tanda dari kucing sebagai sinyal yang bisa kita terima dan pahami.

Ketika tanda-tanda yang diberikan kucing tersebut bisa dipahami manusia, tentu saja hubungan antara kucing dengan manusia atau dengan pemeliharanya akan semakin terjalin erat.

Nah, berikut ini beberapa tanda dan beserta artinya yang diberikan kucing melalui ekornya.

Perhatikan ekor kucing. Sama seperti anjing, kucing juga berkomunikasi dengan mengubah letak dan menggerakkan ekornya. Mengenali sinyal posisi ekor bersamaan dengan suara kucing dapat membantu Anda memahami kebutuhan dan keinginan kucing.

Berikut ini cara memahami tanda-tanda dari 8 posisi ekor kucing:

  1. Ekor lurus ke atas dengan sedikit menggelung di ujungnya: posisi ini menandakan rasa senang.
  2. Ekor yang berkedut: kucing merasa senang atau cemas.
  3. Bulu ekor berdiri atau kaku: kucing merasa senang atau terancam.
  4. Ekor bergetar: kucing merasa sangat senang bertemu Anda.
  5. Bulu ekor tegak ke atas sementara ekornya menggelung membentuk huruf N: ini adalah tanda sangat marah dan akan terlihat selama berkelahi atau mempertahankan diri.
  6. Bulu ekor tegak ke atas tetapi ekor mengarah ke bawah: kucing merasa marah atau takut.
  7. Ekor mengarah ke bawah dan disembunyikan di dekat bokongnya: kucing merasa takut.

Baca juga: 8 Langkah Cara Membersihkan Kulkas atau Lemari Es Anda

Source Wikihow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *