Bagaimana Cara Pindah Faskes I BPJS Kesehatan Tanpa Pergi ke Kantor BPJS?

Share Article
Mobile JKN (BPKS Kesehatan)

ENDONESIA.com – Saat pandemi, kita memang disarankan untuk stay at home semaksimal mungkin. Namun, kadang ada kebutuhan mendesak yang harus kerjakan. Misalnya, ingin mengganti fasilitas kesehatan atau faskes tingkat pertama di BPJS Kesehatan kita. Mau pergi ke kantor BPJS mager banget, dan memang sebaiknya jangan ke tempat keraiaman dulu jika tidak urgen.

Pada prinsipnya, kita tak bisa berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan kita jika tak berobat di layanan faskes I atau faskes pertama. Faskes pertama biasanya disetting ke ke puskesmas atau klinik terdekat dengan alamat rumah kita. Kecuali jika ada kegawatdaruratan, maka kita bisa menggunakan BPJS melalui jalur Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Saya sempat mengalami persoalan ini ketika pindah kota. Pada awalnya, saya cuek karena malas pergi ke kantor PBJS dan terpaksa menggunakan jalur umum setiap berobat. Namun, seorang customer servis sebuah rumah sakit memberitahu bahwa sekarang ini untuk mengganti faskes pertama tak perlu ke kantor BPJS. Cukup via online dari ponsel kita, menggunakan app bernama Mobile JKN.

Cusss……saya langsung install Mobile JKN ini. Instalasinya mudah. Kita hanya perlu mendaftar. Ada dua pilihan pendaftaran, yaitu yang menjadi peserta BPJS Kesehatan atau JKN/KIS dan yang belum sama sekali mendaftar BPJS Kesehatan. Oke, panduan ini asumsinya digunakan untuk mereka yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan atau JKN/KIS dan ingin menggunakan app Mobile JKN.

Namun, perlu digarisbawahi, panduan Mobile JKN ini diperuntukkan bagi peserta BPS Kesehatan atau JKN yang terdaftar dari kepesertaan BUKAN TNI/POLRI dan PBI APBD. Saya sendiri adalah peserta JKN mandiri yang didaftarkan oleh perusahaan tempat saya bekerja.

Berikut ini 6 langkah untuk mengubah alamat faskes I (pertama) BPJS Kesehatan/JKN/KIS secara online tanpa datang ke kantor BPJS Kesehatan:

Waktu yang dibutuhkan: 10 menit.

  1. Daftar dulu ke Aplikasinya

    Asumsinya, kamu sudah jadi peserta BPKS Kesehatan/JKN/KIS ya. Klik “Daftar” di paling bawah itu untuk mendaftarkan diri ke aplikasi Mobile JKN.
    Cara mendaftar di aplikasi Mobile JKN

  2. Pilih Aktiviasi Akun

    Bagi yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan/JKN/KIS, pilih Pendaftaran Peserta Baru.

    Cara Mendaftar Mobile JKN

  3. Nah, sekarang isi datanya seperti di bawah ini:

    Masukkan data kepesertaan BPJS Kesehatan/JKN/KIS. Setelah semua terisi klik Register. Ikuti prosedur verifikasinya dan jangan lupa hafalkan passwordnya untuk login nanti.
    Cara Mendaftar Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  4. Login ke App Mobile JKN

    Dengan berbekal data pendaftaran tadi dan password, buka kembali app Mobile JKN untuk login. Nah, untuk misi kali ini yaitu mengubah faskes pertama, klik Ubah Data Peserta.
    Panduan Menggunakan App Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  5. Klik bagian data faskes pertama

    Adanya di bagian bawah, scroll ke bawah, klik kolom isian FKTP.
    Pendaftaran Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  6. Pilih provinsi, kabupaten/kota, dan lokasi faskes

    Tinggal pilih saja ya tak perlu mengisi manual. Sistem akan mendeteksi apakah hape kita GPS nya on atau tidak. Jika belum ON, nyalakan dulu fitur GPS di hape kita agar sistem bisa mencarikan data faskes pertama terdekat dengan rumah kita. Centang Perubahan Satu Keluarga jika kamu menginginkan perubahan data untuk semua anggota keluarga yang masuk dalam peserta asuransi BPJS Kesehatan atau JKN/KIS.
    Panduan Mendaftar Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  7. Bagi yang belum mengaktifkan GPS di hape, aktifkan dulu

    Klik Setting dan ikuti instruksi di layar untuk aktifkan GPS di ponsel kita.
    Cara mendaftar Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  8. Turn ON GPS untuk aplikasi Mobile JKN

    Tinggal klik aja nanti GPS nya aktif
    Cara mendaftar Mobile JKN (Dok Endonesia.com)

  9. Pilih puskesmas atau klinik terdekat atau yang paling disukai

    Tinggal pilih saja ya tak perlu masukkan data manual. Pilih yang paling representatif dan bagus lah kalau bisa.
    Panduan mendaftar mobile JKN (Endonesia.com)

  10. Peringatan Jumlah Peserta Lebih dari 5.000

    Hal yang keren menurut saya, ketika kita memilih faskes pertama dan ternyata pesertanya yang mendaftar di faskes itu lebih dari 5.000, maka sistem akan memberi peringatan. Pilihan kita saja sih apakah akan tetap memilih faskes itu atau ganti faskes lain.
    Cara mendaftar aplikasi mobile jkn (Dok Endonesia.com)

  11. Nah tinggal klik Simpan

    Jika data yang dipilih sudah ok, klik simpan. Ingat ya, jangan sampai salah karena tak setiap saat kita bisa mengubah data faskes pertama ini, ada jeda yang diberlakukan untuk mengajukan pemindahan faskes pertama.
    Cara mengaktifkan mobile jkn (Dok Endonesia.com)

  12. Finish, sudah berhasil

    Pengajuan pengubahan alamat faskes pertama BPJS Kesehatan/JKN/KIS sudah berhasil dilakukan. Namun, alamat di kartu BPJS Kesehatan yang digital seperti di bawah ini biasanya belum berubah ya, masih pakai alamat yang lama. Perubahan tidak bisa instan, sepertinya tim BPJS akan melakukan approval secara manual.

    Nah ini yang perlu dipahami: perubahan alamat untuk faskes I (pertama) ini baru efektif berlaku setelah satu bulan sejak diajukannya pengubahan ini. Mau datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan atau pakai aplikasi Mobile JKN ini tetap saja harus nunggu satu bulan agar bisa berlaaku.

    Lalu, apakah setelah melakukan perubahan data di aplikasi Mobile JKN ini kita setelah ini harus pergi ke kantor BPJS Kesehatan untuk memastikan data perubahan tersebut? TIDAK PERLU. Pengalaman saya, saya tinggal menunggu satu bulan saja dan setelah itu kartu BPJS bisa digunakan dengan faskes pertama yang baru.

    SELAMAT MENCOBA.
    Kartu Digital BPJS Kesehatan (Dok Endonesia.com)

One thought on “Bagaimana Cara Pindah Faskes I BPJS Kesehatan Tanpa Pergi ke Kantor BPJS?

  1. Min, makasih ya akhirnya gak perlu ke kantor bpjs. Duh repot banget kalau harus ke kantor bpjs. Jadi setelah submit perubahan faskes, ini tinggal nunggu aja ya? Terus nanti kartunya gimana? Apakah kartunya juga akan berubah? Makasi min

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *