| Jakarta, Kominfo Newsroom -–
Industri komunikasi Indonesia
pada tahun 2009 diperkirakan
akan tumbuh minimal sebesar
tiga persen. Tahun 2008 lalu
industri komunikasi menyerap
Rp 76
trilliun.
Direk
tur Utama PT Excelcomindo
Pratama (XL), Hasnul Suhaimi
mengatakan, tahun 2009
diharapkan setidaknya bisa
tumbuh sebesar Rp 3 triliun
sehingga menjadi Rp 79
triliun.
''Renc
ana dari pemerintah, dalam hal
ini Departemen Komunikasi dan
Informatika (Depkominfo),
tahun ini pertumbuhan nilai
industri komunikasi di
Indonesia akan mencapai Rp 84
triliun (planned),'' ujar
Hasnul di Jakarta, Selasa
(17/3).
Namun,
lanjut Hasnul, para provider
operator optimistis di angka
Rp 82 triliun dan pesimis
berada di angka Rp 79
trilliun.
Walau
pun akan terjadi kenaikan
nilai, ia menilai pertumbuhan
industri komunikasi cenderung
melambat. ''Target optimistis
sebesar Rp 84 triliun pun
diperkirakan bakal sulit
tercapai.''
Men
urut dia, hal ini terjadi
karena pada saat krisis, para
operator cenderung mengambil
kebijakan low price, karena
persaingan. Oleh sebab itu,
pendapatan perusahaan pun akan
turun.
''Dengan
memberikan High Quality Low
Price maka terjadi traffic
yang tinggi dan cost yang juga
tinggi, hal ini membuat
pertumbuhan melambat. Maka
dari itu, harus dilakukan
efisiensi maksimal sehingga
investasi dan pendapatan tetap
ada dan mencukupi,''
tambahnya. (T.Dw/ysoel) |