| Jayapura, Kominfo Newsroom -
Pemasangan VSat ke kabupaten
secara bertahap yang dilakukan
oleh Badan Pengelola Data
Elektronik (BPDE) Papua dalam
program kerjanya adalah
sebagai wujud untuk
membangunan jaringan Internet,
guna mengatasi kesenjangan
digital di
Papua.
''Melalu
i cara ini, upaya mengejar
ketertinggalan masyarakat
Papua agar setara dengan
masyarakat dari luar Papua,
akan tercapai,'' kata Gubernur
Papua Barnabas Suebu, SH dalam
sambutannya yang dibacakan
Asisten III Setda Papua Drs.
Djabar Abdul Kadir, pada
pembukaan Rakonteknis
Pengembangan Data Elektronik
se-Provinsi Papua di Jayapura,
Selasa
(18/9).
Gubernu
r mengatakan, arus informasi
tidak boleh terhambat atau
terhalangi oleh aspek
kesederhanaan. Tetapi dengan
kesederhaanaan itu warga Papua
dapat membangun diri,
khususnya di bidang teknologi
informasi.
Gube
rnur berharap dengan adanya
jaringan Internet dapat
memfasilitasi komunikasi data,
suara dan audio
visual.
Hal
yang sama untuk kegiatan
pembangunan jaringan telepon
nirkabel sampai ke
distrik-distrik tidak lain
adalah dalam rangka membentuk
Papua on-line dalam wujud yang
sangat sederhana namun
efektif.
Semua
upaya ini, merupakan
peningkatan dan percepatan
pembangunan prasaran dasar
(infrastruktur) di tanah
Papua, khususnya yang
berkaitan erat dengan
pembangunan
e-government.
N
amun demikian, kata Suebu,
upaya tersebut hanya akan
dapat dicapai bila kita
mengadopsi prinsip-prinsip
pelaksanaan e-government
secara
seksama.
Suebu
menghimbau agar dalam
pembangunan jeringan hendaknya
diperhatikan bahwa
e-government bukan semata-mata
merupakan konversi dari
kegiatan kerja manual ke
otomatisasi.
Na
mun, didalamnya sarat dengan
usaha perbaikan proses kerja,
peningkatan efisiensi,
perluasan transparansi,
perubahan budaya kerja,
pembentukan e-leadership, dan
sebagainya.
(www.papua.go.id/Rn/toeb)
|