| Jakarta, Kominfo Newsroom --
Produksi sampah di Indonesia
sebanyak 167 ribu ton/hari
yang dibuang mampu memproduksi
gas metan sebanyak 8.800
ton/hari pada tahun 2008. Itu
dihasilkan dari 220 juta jiwa
jumlah penduduk Indonesia atau
produksi sampah 800
gram/hari/orang.
<
p>''Selain itu, berdasarkan
data KLH pada tahun 2008,
sampah yang diolah menjadi
kompos dari produksi sampah
tersebut hampir 5 persen atau
12.800 ton/hari, sehingga bila
dikelola dengan baik akan
bermanfaat bagi kesejahteraan
masyarakat dan negara,'' kata
Asdep Pengendalian Limbah
Domestik Kementrian Negara LH,
Tri Sony Laksono di Jakarta,
Jumat (20/2).
Menurut dia,
potensi emisi metan sebanyak
itu dapat meningkatkan
konsentrasi gas rumah kaca
sebesar 745,2Gg (giga gram),
namun angka tersebut masih
kecil bila dibandingkan dengan
sektor lain seperti perubahan
penggunaan lahan kehutanan,
energi, transportasi dan
pertanian.
Namun demikian, meski
konstribusi terhitung kecil,
daya rusak gas metan terhadap
lapisan ozon 21 kali lebih
kuat dibandingkan dengan
Carbondioksida (CO2).
Bahkan bila
sampah organik tersebut
dikomposkan dapat
menghilangkan potensi emisi
gas metan, namun dapat
mendorong pemanasan global
sebesar 1,5 Gg(giga
gram)/tahun.
(T.mf/ysoel)
|