| Jakarta, Kominfo Newsroom --
Departemen Pendidikan Nasional
(Depdiknas) dan
PT.Telekomunikasi Indonesia
Tbk melakukan penandatanganan
kontrak sewa Bandwith
Jardiknas (Jejaring Pendidikan
Nasional), yang ruang lingkup
kontraknya meliputi zona
sekolah dan zona
kantor.
Penanda
tanganan nota kesepahaman
(MoU) dilakukan oleh Kepala
Pusat Teknologi Informasi dan
Komunikasi Pendidikan
Depdiknas Lilik Gani dan
Direktur Enterprises dan
Wholesale Telkom Arief Yahya
di kantor Depdiknas, Jakarta,
Selasa (14/4), disaksikan oleh
Staf Ahli Menteri Bidang Mutu
Pendidikan Harina
Yuhetty.
Pada
zona sekolah nilai penawaran
sebanyak Rp.62.665.750. 000,00
meliputi 17.500 lokasi,
sedangkan untuk zona kantor
sebanyak Rp.98.865.987. 000,00
meliputi 939 lokasi.
Menurut
Harina, Jardiknas disamping
memberikan layanan
e-administrasi di lingkungan
Depdiknas, juga diharapkan
mampu menjadi pendukung sistem
pelaporan Depdiknas dalam
sistem pengendalian operasi
RI.
Mengacu
Instruksi Presiden No.5 Tahun
2008 tentang Fokus Program
Ekonomi Tahun 2008-2009,
pemerintah akan melakukan
percepatan penyediaan
infrastruktur teknologi
informasi dan komunikasi
(TIK).
''Harapa
nnya pada Desember 2009 dapat
menghubungkan 39.000 lebih
node di kantor dinas
pendidikan, kabupaten,
sekolah, dan perguruan tinggi
di seluruh Indonesia,''
katanya.
Di
samping itu, Inpres tersebut
juga mengamanatkan kepada
Depdiknas untuk menyediakan
fasilitas internet gratis bagi
SMA sederajat di seluruh
Indonesia sebanyak 7.000 SMA
hingga mencapai 17.000
SMA.
''Jardikna
s juga harus terus menerus
dikembangkan baik dalam aspek
layanan maupun dalam aspek
kuantitas titik node secara
merata di seluruh provinsi
dalam rangka memperluas akses
dan pemerataan layanan, serta
meningkatkan mutu pendidikan
nasional yang berbasis TIK di
semua jenis pendidikan, jalur,
dan jenjang,''
katanya.
Sement
ara itu ditempat yang sama,
Arief Yahya mengatakan, Telkom
telah melakukan sosialisasi
program Internet Goes to
School kepada sebanyak 7.000
sekolah. Kemudian, mendidik
ribuan guru melalui program
Bagimu Guru dan Hormati Guru.
''Hal tersebut menjadi cikal
bakal zona sekolah atau
schoolnet.''
Se
lanjutnya, bersama-sama
Depdiknas melakukan roadshow
ke tujuh kota besar di
Indonesia. Kegiatan yang
dilakukan adalah mengundang
seluruh perguruan tinggi di
Indonesia dalam payung smart
campus yang kelak menjadi zona
perguruan
tinggi.
''Dihar
apkan dengan komitmen dan
konsistensi kita yang ikut
membangun pendidikan ini akan
sesuai dengan roadmap yang
telah dibuat oleh Depdiknas,''
katanya.
Dalam waktu dekat
Telkom akan meluncurkan
program Indismart untuk
mengembangkan konten.
''Mahasiswa-mahasiswa ITB akan
kita fasilitasi untuk
mengembangkan konten. Hasilnya
wajib di upload di portal
Jardiknas,'' kata Arif Yahya.
.(T.Ad/ toeb)
|