| Jakarta, Kominfo Newsroom --
Seorang pejabat Departemen
Komunikasi dan Informatika
mengemukakan, sekitar 50%
penduduk Indonesia pada tahun
2015 yang diperkirakan
berjumlah 240 juta jiwa, atau
sebanyak 120 juta jiwa,
diharapkan sudah terhubung dan
mampu menggunakan
internet.
Harap
an tersebut sesuai dengan
deklarasi World Summit on
Informastion Society (WSIS)
tahun 2003, dimana point
terpentingnya adalah pada
tahun 2015 sekitar 50%
penduduk dunia harus memiliki
akses informasi yang terhubung
dan mampu menggunakan
internet.
Peneliti muda dari
pusat penelitian dan
pengembangan Literasi Kominfo
Balitbang SDM Indriyatno
Banyumurti di Jakarta, Senin
(23/2), mengatakan, jumlah
pemakai internet di Indonesia
pada saat ini sekitar 30 juta
orang sehingga untuk memenuhi
target WSIS tahun 2015
pemerintah harus mampu
memelekkan internet kepada 90
juta orang lagi.
Sementara jumlah
personal komputer di Indonesia
menurut data yang ada sesuai
dengan Nationat ICT Indicator
dari Depkominfo, pada tahun
2007 tercatat 2,84 komputer
per 100 penduduk sedangkan
pengguna internet diperkirakan
mencapai 30 juta
pengguna.
Untuk meningkatkan
literasi teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) di
Indonesia, dibutuhkan program
pelatihan yang ditujukan bagi
organisasi sosial politik,
usaha kecil menengah dan
koperasi, kaum perempuan,
penyandang cacat, pesantren,
pegawai negeri sipil serta
kalangan masyarakat
lainnya.
Terlebih lagi
pemerintah melalui Depkominfo
akan menurunkan biaya internet
pada tahun 2009 ini seperti
yang dikemukakan oleh Menteri
Kominfo pada Kamis (19/2),
tentu akan lebih memacu
masyarakat untuk menggunakan
internet sebagai alat
teknologi untuk memperoleh
informasi lebih cepat dan
lebih akurat.
Menurut Indriyatno,
Badan Litbang SDM Kominfo
mempunyai tugas untuk
mengurangi kesenjangan digital
di kalangan masyarakat
Indonesia. Kerjasama dengan
berbagai pihak diperlukan agar
hasil kegiatan yang dilakukan
dapat secara signifikan dapat
menekan angka kesenjangan
digital. (T.Rmg/toeb)
|