| Jakarta, Kominfo-Newsroom --
Pemerintah melalui Kementerian
Negara BUMN menetapkan harga
perdana saham PT Jasa Marga
sebesar Rp1.700 per lembar
saham dengan mempertimbangkan
kepentingan investor dalam dan
luar
negeri.
Menteri
Negara BUMN Sofyan A Djalil
menetapkan porsi kepemilikan
investor asing sebesar 40
persen dan investor domestiK
sebesar 60 persen didasarkan
atas proses book building pada
5-7 November 2007
lalu.
''Dengan
selesainya proses book
building dan dengan
memperhatikan kepentingan Jasa
Marga serta mengakomodasi
kepentingan investor dalam dan
luar negeri, maka pemerintah
menetapkan saham Jasa Marga
Rp1.700,'' ujar Sofyan di
Jakarta, Jumat (26/10)
sore.
Penawaran
sebanyak 2,040 miliar lembar
saham atau sebanyak 30 persen
saham pemerintah maka BUMN
operator jalan tol ini
memperoleh dana segar sekitar
Rp3,4
triliun.
Dengan
penjamin emisi Konsorsium PT
BAhana Sekuritas dan PT
Danareksa Sekuritas, proses go
public ini rencananya listing
di Bursa Efek Jakarta (BEJ)
pada 12 November
2007.
Rencanany
a, dana hasil IPO ini sekitar
90% akan digunakan untuk
penyertaan saham di anak
perusahaan pada ruas jalan tol
Bogor Ring Road,
Gempol-Pasuruan,
Semarang-Solo, JORR W2 Utara
serta perluasan beberapa ruas
lain.
''Sementa
ra 10% sisanya akan digunakan
untuk peningkatan kapasitas
ruas jalan tol yang
beroperasi,'' kata Sofyan
menambahkan.
Se
belumnya, rentang awal harga
saham ini ditetapkan sebesar
Rp1.400 hingga Rp1.700 per
lembar saham serta perolehan
maksimal sekitar Rp3,6
triliun.
Semest
er I-2007 Jasa Marga mencatat
pendapatan usaha naik 5,2%
menjadi Rp 1,165 triliun dan
laba bersih naik 65,5% menjadi
Rp 72,6
miliar.(T.Ve/toeb/b)
<
/p>
|