4:01 pm - Friday September 30, 2039

Selamat, Balikpapan Menjadi Kota Paling Dicintai di Dunia!

Sumber Foto: Twitter via @WWF_ID

Balikpapan, Endonesia – Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dinobatkan sebagai kota paling dicintai di dunia dalam kampanye We Love Cities. Penghargaan ini merupakan bagian dari program WWF’s Earth Hour City Challenge 2015 yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Kamis (9/4).

Siaran pers yang dikirim Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Adwindo) menyebutkan, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi, menerima langsung penghargaan tersebut dari Co-Chairman WWF Jean Paul Paddack, di Seoul, Korea Selatan. “Balikpapan mengalahkan 44 kota di seluruh dunia yang bersaing dalam ajang tersebut. Di dalam negeri, Balikpapan bersaing dengan Semarang dan Jakarta,” begitu bunyi rilis tersebut.

Ada empat aspek tematik yang menjadi tujuan We Love Cities. Yakni di bidang energi, limbah, transportasi, dan green building. Ketika melakukan voting, masyarakat diajukan beberapa pertanyaan seputar program lingkungan dari pemerintah kota.

Puteri Duta Wisata Manuntung Balikpapan 2015, Maya Elvira, menuturkan harapannya agar penganugerahan Kota Balikpapan sebagai The World’s Most Loveable City 2015 bisa dijadikan momentum untuk meningkatkan tingkat kunjungan ke Balikpapan. “Dunia mengakui bahwa Balikpapan merupakan kota yang sangat loveable. Bagi saya, ini merupakan peluang bagi kita untuk menarik lebih banyak wisatawan. Tetapi masyarakat Balikpapan harus memberikan kesan yang baik kepada para wisatawan agar mereka kembali lagi di masa yang akan datang. Saya menghimbau segenap masyarakat, tertutama anak muda untuk menjadi bagian dari pengembangan pariwisata kita,” kata Maya.

Putera Duta Wisata Manuntung Balikpapan 2015, Jevon Samuel, menuturkan pentingnya peran serta masyarakat untuk mengoptimalkan promosi berbagai potensi wisata. “Peran serta masyarakat untuk mempromosikan potensi pariwisata kita tentu merupakan sebuah peluang yang harus dikembangkan oleh pemerintah. Kemenangan Balikpapan sebagai Kota paling dicintai seharusnya menjadi langkah yang awal untuk menciptakan rasa cinta dari Masyarakat terhadap Kota Balikpapan,” kata Jevon.

Wakil 2 Duta Wisata Indonesia 2014 dan Duta Wisata Putra Kalimantan Timur, Matthew Ludji, menyatakan pentingnya pemerintah memprioritaskan peningkatan kapasitas dan kemampuan Duta Wisata. “Para duta wisata adalah generasi muda terbaik Kalimantan Timur. Namun, tentu perlu adanya pengembangan kapasitas bagi para duta wisata agar tidak hanya menjadi icon pariwisata, namun juga bisa menjadi professional marketers yang mampu memberikan dampak langsung bagi sektor pariwisata di Kota Balikpapan. Duta wisata nantinya harus mampu mengajak seluruh elemen masyarakat utamanya pemuda untuk turut serta menjadikan Balikpapan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan,” kata Matthew.

Wakil 2 Duta Wisata Indonesia 2014 sekaligus Duta Wisata Putri Kalimantan Timur, Novita Adipati Chandra, yang merupakan penggagas gerakan #1bulanuntukkaltim menuturkan pentingnya peranan media sosial dalam pengembangan potensi pariwisata di Kaltim. “Saat ini, media sosial memegang peranan penting dalam keseharian masyarakat khususnya anak muda. Berbagai jenis media sosial seperti Twitter, Path, dan Instagram, memberikan ruang bagi aktifitas promosi secara efektif dan efisien,” kata Novita.

Penggunaan media sosial membuat kita bisa menjangkau lebih banyak orang, dengan sedikit biaya. “Melalui #1BulanuntukKaltim, saya ingin mendorong para pemuda kaltim mempromosikan pariwisata melalui media sosial, agar masyarakat luar tertarik untuk datang ke destinasi wisata kita. Anak muda, harus turut serta menjadi ujung tombak dalam mempromosikan pariwisata Kaltim,” lanjut Novita.

Pariwisata Kalimantan Timur diharapkan bisa terus bertumbuh dan menikmati secara langsung pemasukan yang berasal dari sektor pariwisata. Seiring dengan waktu, jumlah target kunjungan wisatawan selalu meningkat dari tahun ke tahun dan Kota Balikpapan bukan tidak mungkin menjadi salah satu destinasi wisata alternatif Indonesia dengan berbagai keindahan alam yang dimiliki dan juga Kota yang ideal untuk berbagai event MICE. Peningkatan peran para duta wisata juga menjadi salah satu concern utama, mengingat pemberdayaan Duta Wisata merupakan salah satu potensi pengembangan yang sangat efektif bagi pengembangan pariwisata Balikpapan. (*)

Single content advertisement bottom
News Feed
Don't miss the stories followPortal Berita Indonesia and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

Kematian Gajahdi Sumatera Terus Berlanjut, 200 Individu Telah Ditemukan Mati

prev-next.jpg

Hadapi MEA 2015, SDM Indonesia Harus Miliki SKKNI

Related posts