728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 09 Februari 2015

Hadapi Pilkada Serentak, PAN Siapkan Strategi Baru Bersama KMP

Menghadapi pemilihan kepala daerah serentak 2015, Partai Amanat Nasional akan menyiapkan strategi baru yang akan disepakati bersama Koalisi Merah Putih. PAN akan berbagi dengan partai-partai pendukung KMP untuk alokasi pencalonan kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, di Pekanbaru, Riau, Sabtu (17/1), saat menghadiri deklarasi dukungan kepada dirinya agar maju sebagai calon ketua umum PAN 2015-2020. Hatta menjanjikan, akan membuat target dan desain yang baik untuk menghadapi kompetisi di masa mendatang.

“Saya berfikir, DPP nanti hanya akan membuat desain besar (grand design) strategi,” kata Hatta. Pola itu akan diterapkan saat PAN akan menghadapi Pilkada serentak 2015 mendatang. PAN akan bertanya kepada DPP dan DPW, dari satu provinsi itu akan ada berapa kabupaten/kota yang akan dimenangkan PAN.

“Kemudian kita hitung. Dari masukan ke DPP, DPP urusannya hanya menghitung dalam grand design yang disiapkan untuk seluruh Indonesia,” kata Hatta. Setelah desain besar strategi pemenangan PAN itu jadi, Hatta akan membicarakannya dengan KMP.

“Saya akan duduk membicarakannya dengan kawan-kawan KMP. ‘Eh untuk provinsi ini kami akan mengambil enam, kawan-kawan lain seperti apa?’, berundinglah kita di situ,” kata Hatta. Setelah disetujui, maka tidak akan ada lagi dalam KMP itu adanya persaingan, semua akan saling mendukung. PAN juga akan mendukung calon dari partai lain di dalam KMP.

Grand design ini akan ditentukan DPP. “Siapa nanti yang menentukan calon bupati atau walikotanya, adalah daerah itu sendiri. DPP tak usah perlu ikut campur lagi. Jadi nanti, DPD-nya putuskan dengan DPW siapa yang akan maju menjadi calon, tak perlu ke pusat,” kata Hatta.

Kecuali jika DPD tidak menunjuk kader, maka baru dibicarakan dengan DPP. “Tata kelola partai kita akan menjadi transparan dan akuntabel. Nonkader tak boleh, harus didorong kader untuk maju di pilkada. Ini yang harus diperjuangkan di kongres Bali. Perjuangkan betul bersama teman-teman lain,” kata Hatta.

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Tjatur Sapto Edi, mengatakan, dalam pemilu terakhir, PAN telah mendapatkan kepercayaan diri setelah mendapatkan tambahan 3 juta lebih suara dibanding pemilu sebelumnya. Keberhasilan telah diraih PAN, misalnya walaupun partai dengan perolehan suara nomor lima, tapi mampu menempatkan kadernya sebagai Ketua MPR dan juga mampu menempatkan kader maju sebagai calon wakil presiden.

Namun, tetap saja ada tantangan besar yang harus diantisipasi para kader, yaitu sistem pemilu yang akan berubah drastis. Tak hanya pemilu legislatif dan pemilu presiden yang akan dibuat serentak, tapi juga pilkada yang juga akan serentak secara nasional.
“Ke depan, sistem pemilu 75 persen saya yakin juga akan bergeser dari sistem proporsional daftar terbuka menjadi sistem tertutup atau semi tertutup,” kata Tjatur. Karena itu, Tjatur mengingatkan, lokomotif partai akan berperan besar dalam sistem yang seperti itu.

“Kalau lokomotif tidak dicintai rakyat, partai tersebut tak akan besar,” kata Tjatur. Lokomotif besar tak menjamin akan memiliki daya tarik besar. Sebaliknya, lokomotif kecil bisa saja menarik bagi rakyat dan nantinya bisa menjadi partai besar.
“Lokomotif partai harus populer dan otentik. Misalnya, kalau sudah di KMP ya di KMP,” kata Tjatur. PAN telah memainkan peranan besar di kancah politik, dan bahkan Tjatur mengklaim, pihak yang mendamaikan KMP dengan Koalisi Indonesia Hebat salah satunya adalah peran Hatta Rajasa dari PAN. “Memainkan peranan seperti itu harus memiliki kewibawaan, kita telah dipercaya dua kekuatan besar,” kata Tjatur. (AMR)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Poskan Komentar

Item Reviewed: Hadapi Pilkada Serentak, PAN Siapkan Strategi Baru Bersama KMP Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM