728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 03 Februari 2014

Indonesia Butuh Lebih Banyak Tenaga Kerja Technical Skill Pengeboran

Indonesia memerlukan lebih banyak tenaga pengeboran terampil untuk mendukung kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi. Ini disampaikan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswo Utomo saat menutup Pelatihan Sertifikasi Pengawas Menara Pengeboran (rig) dan Kerja Ulang Sumur (well services) di Chevron Trainining Centre, Duri, Pekanbaru, Riau (27/1).

“Indonesia masih memerlukan ribuan bahkan puluhan ribu tenaga-tenaga terampil untuk industri ini karena akan ada ribuan sumur migas yang akan dieksplorasi. Kita sekarang masih kekurangan tenaga kerja, seperti pada industri CBM (coal bed methane) yang terus berkembang,” ujar Susilo.

Pelatihan ini dilaksanakan oleh PT Chevron Pacific Indonesia berkerjasama dengan LPS-PPT Migas Cepu. Sebanyak 26 calon pengawas pengeboran dan kerja ulang Chevron dan 14 karyawan terbaik dari 12 mitra kerja Chevron mengikuti pelatihan ini.

Susilo mengatakan program pelatihan ini merupakan komitmen Kementrian ESDM, SKK Migas dan Ditjen Migas untuk meningkatkan mutu pekerja di sektor hulu migas, “pendidikan sangat penting dan saya berharap kita harus mendidik sebanyak mungkin tenaga technical skill,”ujarnya. (HEN/skkmigas.go.id)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Indonesia Butuh Lebih Banyak Tenaga Kerja Technical Skill Pengeboran Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM