728x90 AdSpace

Latest News
Kamis, 30 Januari 2014

Kemlu Berhasil Bebaskan Frans dan Dharry Hiu dari Hukuman Mati

Majelis Hakim Mahkamah Rayuan Putrajaya yang diketuai oleh YA Dato Mohd Hishamudin Bin Mohd Yunus dengan beranggotakan YA Dato Balia Yusof Bin Hj Wahi dan YA Dato Seri Zakaria Bin Sam membebaskan Frans dan Dharry Frully Hiu, WNI asal Pontianak, Kalimantan Barat (28/01). Keduanya didakwa melakukan pembunuhan terhadap seorang laki-laki Warga Negara Malaysia, Khartic Rajah, pada 3 Desember 2010.

Hal ini tidak terlepas dari upaya Kemlu melalui pengacara Retainer KBRI Kuala Lumpur, Gooi dan Azura yang berhasil meyakinkan Majelis Hakim bahwa tindakan Hiu Bersaudara adalah tindakan membela diri (self defence).

Dijelaskan oleh tim pengacara bahwa alasan tersebut berangkat dari korban yang secara tidak sah memasuki rumah di mana Hiu Bersaudara tinggal yang diduga akan melakukan perampokan.

Korban kemudian jatuh dari langit-langit rumah ke ruang tidur Hiu Bersaudara dan melakukan penyerangan terlebih dahulu sehingga terjadi perkelahian.

Hasil post mortem menyimpulkan bahwa penyebab kematian korban adalah "generalized blunt trauma" atau trauma karena benda tumpul. Tidak ditemukan luka-luka dalam dan hanya luka ringan di beberapa bagian tubuh yang kemungkinan besar dapat juga disebabkan akibat korban terjatuh dari langit-langit rumah.

Berdasarkan fakta-fakta persidangan tersebut, tim pengacara berpendapat bahwa tindakan Hiu Bersaudara adalah membela diri sehingga harus dibebaskan dari tuntutan hukum. Fakta persidangan juga tidak secara spesifik dan meyakinkan membuktikan penyebab utama kematian korban, melainkan hanya secara umum.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Razali Jaya berargumentasi bahwa, "perkelahian terjadi antara dua orang melawan satu dan tidak ada yang menyaksikan secara langsung perkelahian tersebut".

Meskipun hasil post mortem tidak menunjukkan luka serius, namun rasa sakit yang dialami dapat pula menjadi penyebab kematian.

Argumentasi pengacara dan JPU, berhasil meyakinkan Majelis Hakim bahwa korbanlah yang terlebih dahulu melakukan penyerangan dan tidak ada cukup bukti penyebab kematian adalah akibat perkelahian.

Atas dasar ini Majelis Hakim memutuskan Frans dan Dharry Frully Hiu bebas demi hukum.

Menanggapi keputusan pengadilan tersebut, Duta Besar RI untuk Malaysia, Herman Prayitno, mengungkapkan rasa syukurnya dengan pembebasan Hiu Bersaudara. "Alhamdulillah keduanya yang diberikan bantuan hukum oleh KBRI Kuala Lumpur dengan menyediakan Pengacara, telah diputus bebas dari hukuman mati".

"Kami sangat menghargai Mahkamah Malaysia yang telah menjalankan tugasnya secara adil dan bijaksana. KBRI Kuala Lumpur menghimbau rakyat Indonesia yang tinggal clan bekerja di Malaysia agar tetap mematuhi peraturan clan hukum yang berlaku di Malaysia, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,", tambah Dubes Herman Prayitno.

KBRI Kuala Lumpur saat ini sedang memproses kepulangan Hiu Bersaudara ke Indonesia dan telah pula mempertemukan keduanya dengan lbunya dan Gubernur Kalimantan Barat usai persidangan.

Selanjunya KBRI Kuala Lumpur akan mengupayakan Hiu Bersaudara dapat pulang ke kampung halamannya di Kalimantan Barat.

Bebas Dari Vonis Hukuman Mati

Pada sidang di tingkat Mahkamah Tinggi di Shah Alam 18 Oktober 2012 lalu, Frans dan Dharry Hiu yang didampingi oleh Pengacara Pembela yang ditunjuk dan dibiayai oleh majikan Frans dan Dharry Hiu, Firma Hukum Hj. Yusof Rahman & Co, mendapatkan vonis hukuman mati.

Atas putusan tersebut keduanya menyatakan banding dan menyetujui saran KBRI Kuala Lumpur agar pembelaan selanjutnya didampingi oleh Pengacara retainer KBRI Kuala Lumpur yaitu Firma Hukum Gooi & Azura yang kemudian segera mengajukan banding ke tingkat Mahkamah Rayuan Putrajaya.

Dengan dibebaskannya Frans dan Dharry Hiu dari ancaman hukuman mati, maka sejauh ini KBRI Kuala Lumpur telah membebaskan 169 WNI yang terancam hukuman mati di Malaysia. KBRI Kuala Lumpur bersama Tim Pengacara masih terus menangani secara maksimal kasus 179 WNI lainnya. (Sumber: KBRI Kuala Lumpur, http://www.kemlu.go.id/Pages/News.aspx?IDP=6772&l=id)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Kemlu Berhasil Bebaskan Frans dan Dharry Hiu dari Hukuman Mati Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM