728x90 AdSpace

Latest News
Rabu, 08 Januari 2014

Alternatif Energi dari Sampah Kota Wina Austria

Sampah tak bisa dihindari dari kehidupan kita sehari-hari. Selama manusia hidup, pasti ada sampah di akhir setiap aktivitasnya. Lalu, mau diapakan semua sampah ini? Sebuah perusahaan pengolahan sampah di Wina, Austria berhasil mengolah sampah kotor masyarakat menjadi sebuah alternatif penghasil energi panas dan listrik. Menarik bukan?

Mengunjungi Spitellau Fernwärme Wien (SFW), sebuah fasilitas pembakaran dan pengolahan sampah menjadi energi yang berada di pusat kota Wina menjadi pengalaman sekaligus pengetahuan berharga. Proses pengelolaan sampah bisa kita pelajari, sekaligus ide yang luar biasa mendesain seluruh fasilitas pengolahan sampah oleh seniman ternama Austria, Friedensreich Hundertwasser.

SFW sendiri berada di bawah Wien Energie (WE), sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang penyediaan sumber daya energi untuk kebutuhan masyarakat kota Wina. Sejak tahun 1969, WE mulai memberikan jasa penyedia energi pemanas dan pengolahan sampah dengan metode yang ramah lingkungan, sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh pemerintah kota Wina. Penguasaan teknologi yang didukung oleh pemerintah, serta kedisiplinan masyarakat untuk memilah sampah hingga keahlian para karyawan menjadi modal penting berjalannya sistem ini.

Pertama-tama 200.000 ton sampah kota Wina dikumpulkan setiap tahunnya. Sampah yang masuk dibawa melalui truk sampah tertutup datang dan secara otomatis berat truk beserta isinya ditimbang di gerbang masuk. Sekitar sepuluh meter dari gerbang, terdapat sebuah alat pendeteksi radio aktif yang berguna memantau secara otomatis sampah yang masuk memiliki radio aktif atau tidak. Staf SFW yang memandu perjalanan kami mengatakan bahwa biasanya sampah yang masuk tidak mengandung radio aktif, tapi terkadang terpantau kadarnya walau tipis. Alat ini juga penting sebagai proses deteksi.

Kemudian, Sampah dipisahkan menurut bagian-bagiannya, dan dihancurkan menjadi partikel-partikel kecil. Sebagian partikel dipadatkan bersama dengan semen dan membentuk blok kecil yang solid dan aman jika ingin dimanfaatkan. Berdasarkan standard Uni Eropa, blok tersebut dapat dan telah didayagunakan sebagai bahan untuk fondasi jalan atau bangunan. Namun, Austria memiliki kebijakannya sendiri; yakni tidak memperbolehkan blok hasil pengolahan sampah digunakan pada bangunan dan jalan di negaranya.

Olahan sampah lainnya dibakar dan diolah menjadi sumber energi pemanas (district heating). Hasilnya, sebanyak 470.000 MWh district heating dan 40.000 MWh listrik, digunakan untuk pemanas ruangan dan penyedia pasokan air panas bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat kota Wina. Sistem ini penting sekali, karena tak hanya dapat menghasilkan energi, namun juga karena memenuhi kebutuhan masyarakat Wina akan pemanas ruangan dan air hangat yang menjadi keperluan pokok agar dapat melewati masa-masa dingin di antara empat musimnya.

SFW bukanlah satu-satunya pengolah sampah. Masih di bawah manajemen WE, setiap tahunnya Flötzersteig Fernwärme Wien mengolah 200.000 ton sampah dan Simmeringer Haide Fernwärme Wien mengolah 200.000 ton sampah berikut 220.000 limbah lumpur kota Wina. Masing-masing fasilitas tersebut menghasilkan district heating hingga 430.000 MWh dan 470.000 MWh serta 55.000 MWh listrik.

Energi dari pengolahan sampah ini telah menyumbang 30% kebutuhan district heating kota Wina. Sekitar 300.000 konsumen rumah tangga, juga lebih dari 6.000 konsumen perusahaan di Wina telah memanfaatkan energi ini. Selain menghasilkan energi, managemen pengolahan sampah juga berarti membuka lapangan kerja. Sebanyak 1.200 orang bekerja sebagai karyawan di 3 lokasi fasilitas pembakaran sampah tersebut. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Tempat Pembuangan Akhir ini, bisa dilihat di website WIEN ENERGIE Fernwärme, www.fernwaermewien.at.

Sampah menjadi energi. Inilah ide dan pengolahan yang brilian untuk menanggulangi masalah sampah melalui penerapan teknologi yang modern, bersih, ramah lingkungan dan ekonomis.

Oh ya, ada satu hal lagi yang menarik untuk diamati dari fasilitas pembakaran sampah Spitellau (SPW) adalah banyaknya berbagai seni rupa, lukisan, terutama bangunannya, yang dilukis dan didesain oleh Friedensreich Hundertwasser. Landmark ini sekaligus menjadi daya tarik para wisatawan yang berkunjung ke Spitellau. Sesuatu yang menyegarkan mata para pecinta seni. Keindahan yang tersembul dari balik tempat pengolahan sampah.

Susanna Sunarno
Catatan Susanna dari kota Wina



  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

Item Reviewed: Alternatif Energi dari Sampah Kota Wina Austria Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM