728x90 AdSpace

Latest News
Minggu, 29 Desember 2013

Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Dipublikasikan


Komisi Pemilihan Umum menepati janjinya untuk mempublikasikan laporan
penerimaan dana kampanye partai politik, tiga hari lebih cepat dari
janjinya. Namun, hingga Sabtu (18/12), baru empat parpol yang bisa
diumumkan laporannya di website KPU kpu.go.id.

Keempat parpol tersebut adalah Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa,
Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional. Partai lainnya, atas
permintaah pengurus parpol, mereka meminta waktu untuk melengkapi daftar
penerimaan sumbangan dana kampanye.

Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal KPU, Nur Syarifah, mengatakan,
KPU memberi waktu perbaikan selama dua hari untuk beberapa parpol yang
menginginkan. Dengan demikian, publikasi daftar penerimaan sumbangan
untuk delapan partai politik lainnya akan diumumkan paling lambat pada
Senin (30/12).


Sanksi pidana

Walaupun pelaporan kali ini tak ada sanksinya, hanya
dipublikasikan di website, namun masyarakat bisa mengkritisi laporan
tersebut dan jika mengetahui ada kejanggalan bisa melaporkan ke KPU.
Undang-undang sudah mengatur sumbangan seperti apa yang legal dan tidak
legal.

Sumbangan tak boleh melebihi batas minimum yang ditetapkan
undang-undang, tak boleh mengikat, dan bukan dari hasil tindak pidana.
Pemberi sumbangan juga harus jelas identitasnya dan jika sampai ada dana
masuk yang tak jelas asal-usulnya, bisa menjadi perkara yang bisa
menyulitkan peserta pemilu.

Komisioner KPU Ida Budhiati mengingatkan, selain sanksi administatif,
ada pula sanksi pidana terkait penerimaan sumbangan. “Ancaman sanksi
pidana berlaku bagi peserta pemilu yang lalai melaporkan, misalnya
diam-diam menerima sumbangan dari pihak-pihak yang dilarang atau
melebihi batas maksimal,” kata Ida.

Jika taat melaporkan, peserta pemilu tak akan terkena sanksi walaupun
menerima dari pihak-pihak terlarang. Ancaman pidana baru bisa diterapkan
jika parpol tak melaporkan dana terlarang tersebut. Di peraturan
disebutkan, jika menerima sumbangan yang melanggar ketentuan, maka harus
dilaporkan ke KPU, dananya tak bisa digunakan dan harus diserahkan ke
kas negara.

“Sumbangan dari orang yang tak dikenal juga harus disetorkan ke kas
negara,” kata Ida. Termasuk juga sumbangan dari koruptor juga tak
dibolehkan untuk digunakan. Karena itu, Ida mengingatkan agar setiap
peserta pemilu mengenali dan mencatat identitas penyumbang. Bagi
penyumbang juga diharapkan terbuka dengan identitasnya dan memberi
pernyataan bahwa sumbangan tersebut tidak mengikat.

Dalam Peraturan KPU No 17/2013 tentang Pelaporan Dana Kampanye Peserta
Pemilu, memang secara tegas disebutkan peserta pemilu wajib melaporkan
sumbangan yang sifatnya telah dilarang Undang-Undag kepada KPU, kemudian
menyerahkan ke kas negara paling lambat 14 hari setelah masa kampanye
berakhir. (adm)


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Dipublikasikan Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM