728x90 AdSpace

Latest News
Selasa, 24 September 2013

Sidang KPU Kab Jayawijaya: Pengadu Tuding KPU Tak Lakukan Verifikasi Faktual

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) hari ini menggelar sidang kedua dugaan pelanggaran kode etik dengan Teradu Ketua dan Anggota KPU Kab Jayawijaya, Papua. Sidang digelar di Ruang sidang DKPP lantai 5, Gedung Bawaslu Jl MH Thamrin No 14, Jakarta Pusat.

Adapun agenda dalam sidang kedua ini yakni pemeriksaan bukti dan saksi yang diajukan. Dalam sidang kali ini, pihak Pengadu menghadirkan tiga orang saksi.

Sebelumnya, pada sidang perdana yang digelar pekan lalu (16/9), para Pengadu mendalilkan telah bertindak tidak profesonal dalam hal verifikasi berkas dukungan calon pada Pemilukada Kab Jayawijaya.

Dalam sidang kali ini, para Teradu mengaku bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi terkait berkas dukungan calon.

“Kami telah melakukan verifikasi terhadap kepengurusan PAN dan Parta Buruh, dari DPP hingga Pengurus Kabupaten,” ungkap Teradu.

“ PAN yang telah kami verifikasi menyatakan mendukung John Wempi Wetipo- John Richard Banua, begitupun dengan Partai Buruh, kami telah melakukan verifikasi sesuai dengan UU yang berlaku” tambahnya.

Sementara itu, salah satu Pengadu Saul Essarue Elokpere menyatakan pihaknya telah hadir di kantor KPU Jayawijaya sejak pukul 06.00 WIT namun hingga pukul 12.00 WIT belum ada satupun anggota yang menemui.

“Saat pembukaan pendaftaran, saya datang pukul 06.00 WIT namun hingga pukul 12.00 WIT namun tidak ada pelayanan, hingga akhirnya anggota hadir 30 menit sebelumnya incumbent datang,” ungkap Saul.

Hal senada juga diungkapkan oleh Yance, salah seorang saksi yang dihadirkan Pengadu. Menurutnya, Pengadu memang datang lebih awal, namun tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal.

“Menurut KPU data yang kami bawa itu tidak lengkap, namun mereka tidak memberikan berita acara pengembalian berkas, dan berkas tetap ada di KPU,” ungkap Yance dalam persidangan.

Sidang yang digelar pukul 13.00 WIB tersebut, dihadiri oleh ketiga Pengadu Saul Elokpere, Paskalis Kossay, dan Kornelis K Saran, dan para Teradu Ketua dan Anggota KPU Jayawijaya serta para saksi. Bertindak selaku panel majelis sidang Saut H Sirait didampingi Anggota Ida Budhiati dan Anna Erliyana.

Digugurkan saat verifikasi

Paskalis Kossay Pengadu II yang memperkarakan Ketua dan Anggota KPU Kab Jayawijaya mengaku pihaknya digugurkan oleh para Teradu saat masa verifikasi. Pernyataan tersebut diungkapkan Paskalis dalam sidang kedua DKPP yang digelar hari ini, Selasa (24/9).

“Dalam verifikasi kami digugurkan, sedangkan dari pengadilan Jayapura mengabulkan aduan kami. Kami berkesimpulan bahwa KPU Jayawijaya tidak melakukan verifikasi faktual baik di daerah maupun pusat dengan baik,” ungkap Paskalis.

“Mereka tidak mendatangi partai yang memberikan dukungan ini untuk memverifikasi. Menurut kami, partai ini sah dan kami mendapatkan putusannya dari PTUN Jayapura. KPU Jayawijaya tidak melaksanakan putusan ini sehingga kami tidak masuk balon peserta pemilu jayawijaya,” tambahnya.

Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh saksi yang dihadirkan oleh Paskalis Kossay. Dalam kesaksiannya, Saksi mengaku belum mendapatkan undangan, hasil PTUN tidak disampaikan kepada peserta pemilu untuk verifikais ulang.

Menanggapi hal tersebut, para Teradu membantahnya dengan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi sesuai dengan UU yang berlaku.

“Kami telah melakukan putusan PTUN dari pusat hingga ke daerah, dan data yang kami ambil adalah siapa yang terdahulu mendaftar ke KPU,” ungkap Teradu.

Sidang yang digelar hingga pukul 15.30 WIB ini dipimpin oleh Panel Majelis Saut H sirait didampingi Anggota Ida Budhiati dan Anna Erliyana.

(*)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Sidang KPU Kab Jayawijaya: Pengadu Tuding KPU Tak Lakukan Verifikasi Faktual Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM