728x90 AdSpace

Latest News
Rabu, 25 September 2013

Sidang Ketiga Pidie Jaya, Mendengar Keterangan Ahli

Pihak Pengadu untuk perkara Pidie Jaya, Aceh, dalam sidang ketiga,
Rabu (25/9), menghadirkan seorang Ahli untuk dimintai pendapatnya.
Ahli yang dihadirkan adalah Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang
merupakan Kepala Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kapasitasnya sebagai pakar hukum administrasi negara.

Taufik Basari sebagai Pengadu sekaligus kuasa hukum dari Prinsipal
Yusri Yusuf me-review pokok pengaduan yang diminta tanggapannya kepada
Ahli. Dia mempersoalkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie Jaya
yang tidak pernah menerbitkan formulir pengunduran diri dari partai
politik bagi bakal calon perseorangan.

"Dalam lampiran keputusan KIP Pidie Jaya memang terlampir contoh
formulir perseorangan. Akan tetapi, tidak ada satu pun format
pengunduran diri dari parpol. Bagaimana Pengadu bisa membuat sendiri
kalau tidak ada contoh dari penyelenggara," beber Taufik.

Prinsipal seperti diketahui tidak lolos sebagai bakal calon Bupati
Pidie Jaya, salah satunya karena tidak melampirkan surat pengunduran
diri dari partai politik yang disyaratkan KIP. Taufik Basari juga
menanyakan kekuatan hukum persyaratan tersebut.

Atas penyampaian Pengadu, Ahli melihat ada disharmoni norma dalam
Pemilukada Pidie Jaya. Pemilukada Pidie Jaya, kata Zudan didasarkan
pada Qanun Nomor 5 Tahun 2012. Sementara itu, secara teoretik, Qanun 5
tersebut bersifat delegasi. Artinya, menurut Zudan, Qanun tersebut
sebagai pelaksanaan dari undang-undang di atasnya, yakni Undang-Undang
Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

"Pemilukada di Aceh, semua qanunnya merupakan delegasi dari UU
11/2006. Dan menurut aturan, qanun yang berpedoman pada undang-undang
di atasnya tidak boleh keluar dari undang-undang tersebut. UU
Pemerintahan Aceh tidak ada syarat mengundurkan diri," jelas Zudan.

Dalam perkara ini, Teradu adalah Ketua dan Anggota KIP Aceh yaitu
Musman, Cut Nur Azizah, Firmansyah, Abdullah, dan T. Barzaini. Dalam
keterangannya, T. Barzaini mengatakan sudah menyampaikan pemberitahuan
terkait formulir pengunduran diri. Hal itu, katanya, disampaikan saat
acara bimbingan teknis.

"Memang tidak ada formulir itu, tapi bisa mengikuti formulir yang ada.
Itu sudah disampaikan ke penghubung (LO). Apakah tidak disampaikan?"
tanya Barzaini.

Majelis sidang dalam perkara nomor 104/DKPP-PKE-II/2013 ini adalah,
Ketua Saut Hamonangan Sirait dengan Anggota Nur Hidayat Sardini, Ida
Budhiati, dan Anna Erliyana. (*)
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Posting Komentar

Item Reviewed: Sidang Ketiga Pidie Jaya, Mendengar Keterangan Ahli Rating: 5 Reviewed By: Endonesia.COM